17 Feb 2013

batik Pakde

10/02/2013
sepanjang pagi ini, anak asuh rumah yatim dan dhuafa Aulia sedang bergembira. sudah satu bulan kami mengajak banyak kolega, tetangga, dan orang-orang baik lainnya untuk menyumbangkan barang dan pakaian mereka yang sudah tidak terpakai. dengannya, kami mengadakan bazaar dhuafa hari ini. ada baju - celana - jilbab - sepatu - tas - boneka - buku untuk para dhuafa. disini masyarakat bisa membeli barang second hand dengan harga murah, sedang dhuafa bisa membeli yang mereka sukai (dan butuhkan) dengan harga maksimal lima ribu rupiah.

pagi pagi sekali, seorang bapak tukang arit rumput mengunjungi bazar kami. dengan tatapan penuh binar, melihat-lihat baju batik lengan panjang, dan bolak balik bertanya harganya. ketika kusarankan sebuah baju batik yang sangat pas untuknya, dan ia sangat senangi, tapi ia menahan diri untuk tertarik. karena pada bajunya terkait label harga senilai lima belas ribu. ia lebih memilih membeli baju yang digenggamnya sedari tadi, harganya sepuluh ribu. ketika membayar, saya masukkan dua baju batik -pilihan saya dan pilihannya. saya terima uangnya sepuluh ribu.

"gratis satu untuk bapak, kan pakde pelanggan pertama" ucap saya saat menerima uangnya, tentu saja sambil nyengir.
"hehe saya cuma punya uangnya sepuluh ribu sih ya mbak?" jawabnya malu-malu.
"walaupun pakde ngga bawa uang juga tetep gratis satu, soalnya pakde yang paling rajin, hehe." aku memberikan baju pesanannya.

pakde, seorang tukang arit, berjalan pulang dengan perasaan bangga. bahwa sepuluh ribunya, kini menghasilkan dua buah baju batik.

doakan kami selalu ya pak, insya Allah semua uang yang kami kumpulkan adalah untuk membangun Aulia activity center, untuk memberdayakan rumah yatim kami, agar para dhuafa lebih berdaya, karena dhuafa juga berhak bahagia :)