Tampilkan postingan dengan label tentang kematian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tentang kematian. Tampilkan semua postingan

16 Nov 2014

ya Rabbul 'alamin,
terima kasih atas Kau perkenankannya sujud ini kembali ada untukMu, atas Kau berikannya kesempatan hati ini kembali bersandar padaMu, atas raga dan segenap beban pada diri ini yang kembali kuat untuk melangkah berserah padaMu..

ya Rabbi,
aku bahkan tidak tahu
setelah malam ini, masih ada berapa malam lagi yang tersisa
sebelum aku berjalan menemuiMu -
yang entah dalam keadaan apa

ya Rabbi, istiqamahkan aku . . .

13 Jul 2014

dan inilah pertengahannya

dengan takbir sebagai permulaannya, aku dipaksa meyakini bahwa kuasa Tuhan begitu amatlah besar. Maha Besar. betapa maha besarnya, hingga kasih sayangNya meliputi siang dan malam, bagi hambanya yang meminta maupun yang tidak.

banyak orang di dunia ini begitu rindu bertemu dengan Tuhannya. melalui shalatnya, shalawatnya, shadaqahnya, akhlaknya. sesungguhnya akupun merindukan hal yang sama, namun tulisan tulisan di dalam kitab banyak berkisah kepadaku bahwa pertemuan dengan Tuhan adalah sebuah momen suci yang mana hanya hamba pilihan lah yang akan dikaruniakan kesempatannya. dan perkataan itulah yang selalu menghantui kelalaianku..

akankah tiba pertemuan itu untukku
sedang sepuluh malam telah berlalu
dan rasanya dosa di punggungku belum juga meringan
sesungguhnya bukan hanya sepuluh malam,
tetapi ribuan sepertiga malam,
ratusan teguran untuk taubat,
dan puluhan lalilatul qadr sudah berlalu begitu saja

apakah mungkin sesungguhnya dengan kasih sayangmu ya Rabbi, telah Kau telah hapuskan dosa-dosaku, meski sepertinya upaya memintaku tak pernah setulus itu? apakah masih ada waktu untukku perlahan menghapus catatan dosa yang terpahat di atas batu batu pilihanku, untuk kemudian pulang kepadaMu dalam keadaan suci ya Allah?

sedangkan aku tidak ingin menjadi yang pertama masuk neraka, ataupun yang terakhir masuk surga..


***
dari Abu Hurairah ra,
"inilah bulannya, dimana awalnya adalah rahmat, pertengahannya maghfirah, dan akhirnya adalah 'itqun minan naar (pembebasan dari api neraka)"

29 Jun 2014

lubuk hati

sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya..
[QS Al-adiyaat:06]

"jadi, farid mau jadi hafidz karena
mau mengangkat martabat keluarga dengan Al-qur'an iya?" -irfan hakim
kemudian farid mengangguk sambil mengusap air matanya..
farid, juara group 1 Hafidz Indonesia 2013

***

pernahkah kiranya kalian merasa tertampar oleh perkataan orang lain yang kebetulan berbicara dan terdengar oleh kalian tanpa sengaja? Pak Mario Teguh dalam program tv nya kemarin berkata, bahwa Tuhan menyampaikan nasihat pada hambaNya melalui jalan apapun. termasuk dari teguran orang kepada orang lainnya, yang seharusnya kalau kita juga merasa, kita juga ikut sadar karena merasa diingatkan.

ya Allah, Engkau pasti lebih tahu bahwa hati ini selalu penuh prasangka
tapi gundahnya kali ini sudah mencapai titik rembulan
Engkau tahu ya Allah betapa hati yang sulit tergerak
betapa air mata yang tersisa bahkan tak mudah tersentuh
dan betapa iman di balik dada ini kian terkikis?

padahal ya Allah, ketika malam datang, aku sesungguhnya tak kan pernah tahu akankah esok matahari kembali datang atau tidak? atau jika pun matahari esok mungkin saja kembali, akankah kiranya aku masih akan bisa membuka mata dan menatapnya?

12 Jan 2014

pulang

30.11.2013

bila suatu hari nanti ada yang mengantarkanku pulang, memangku dan menurunkanku kembali ke pangkuanMu dalam balutan kain kafan, aku ingin membayangkan menit-menit sebelumnya, jauuuuh sebelum nafasku yang terakhir Kau izinkan ditarik oleh tangan Izrail.

apakah kiranya yang akan aku perhatikan pada detik detik yang tersisa sebelum aku berpisah dengan dunia ini? adakah aku mengenang setiap perjalanan dosa dan amalku, mengenang segala yang pernah ku alami sepanjang usia dan kemudian dengan penuh kesombongan akan merasa lega karena merasa aku akan selamat? ataukah saat itu aku hanya mampu membaca istighfar meminta pengampunanMu dengan segenap jiwa, menghadapkan diri dan menyelami jiwa Muhammad di semasa hidupnya yang tak henti menyebut nama Mu untuk memohon ampunan? ataukah justru aku tak kuasa menahan penderitaan sakaratul maut sehingga tak lagi punya tenaga bahkan untuk mengingat namaMu ya Allah? Astaghfirullaah..

ya Allah, tolong, bangunkan aku lagi... hambaMu ini masih terlalu jauh dariMu, bahkan ingatan bahwa hidup bisa berakhir setiap saat -pun belum mampu memperberat amalan dan menghentikan aliran dosa-dosaku. padahal aku sedemikian takut bertemu denganMu dalam keadaan yang buruk...



Allaahumma innaa nas'aluka salaamatan fiddiini, wataubatan qablal mauut, warrahmatan 'indal mauut, wamaghfiratan ba'dal mauut. Allaahumma hawwin 'alayna fii sakaraatil mauut, wannajaata minan-naari, wal 'afwaa 'indal hisaab.

ya Allah, aku mohon kepadaMu keselamatan dalam agama, kesempatan taubat sebelum mati, rahmat ketika mati, dan ampunan sesudah mati. ya Allah, ringankanlah aku ketika menghadapi kematian, dan selamatkanlah aku dari siksa api neraka, dan ampunilah aku pada hari perhitungan.

_ _ _
beberapa hari sebelum meninggal, Muhammad saw bersabda "seorang hamba Allah, oleh Tuhannya disuruh memilih antara tinggal di dunia ini atau disisiNya, maka ia memilih yang ada pada TuhanNya."

17 Agu 2012

renungan malam (part 2)

ya Allah, jika suatu saat rinduku bertemu Engkau menjadi nyata, mohon jagalah keluarga dan sahabat hamba yang tertinggal...
jadikan kepergianku menjadi pengingat bahwa kelak setiap langkah yang pernah kujalani, akan ditanya.

ya Allah, jika rinduku padaMu mendekati waktu pertemuannya, mohon ikhlaskan keluarga, sahabat dan kerabat yang pernah kusakiti dengan lisan, yang pernah kulukai dengan tangan, yang pernah kujanjikan kemudian kulupakan, yang pernah kusesaki dengan perbuatan yang tidak menyenangkan, dan yang pernah ku khianati dengan amanah yang tak tersampaikan.. sesungguhnya Engkau Maha Pembuka hati, maka izinkan hati mereka melapang dengan memaafkan dosaku.
jadikan perjalananku menujuMu menjadi pengingat bahwa kelak semua yang kulakukan pada mereka, akan Kau balas, tanpa terkecuali.

ya Allah.... aku takut..........................


02.13am, 120812 Masjid Al Hikmah

renungan malam (part 1)

ya Rabbi, ingatkan aku selalu
bahwa fajar akan bertemu senja
bahwa luka akan mengering
bahwa gelap malam kan berganti
bahwa hujan akan mereda

dan bahwa hidup akan bertemu mati.
kemudian ditanya, dan dosa-dosa itu akan menyeretku ke neraka :'(
secepatnya.

02.17am 120813, Masjid Al-ikhlas

3 Mar 2012

setahun

pada mulanya menghitung usia
lalu risau akan pertanggungjawaban dosa-dosa

pada mulanya menghitung sisa usia orang tua
lalu gundah akan apa yang belum sempat dipersembahkan

pada mulanya menghitung bekal masa depan
dunia, akhirat, .......


pada akhirnya aku menghitung 


selagi masih ada usia untuk dihitung
sebelum aku dihitung di hari perhitungan



7 Nov 2011

dan bermekaranlah

mengapa perpisahan menyisakan tangis ?
mengapa kita baru merasakan indahnya memiliki setelah kita kehilangan ?
(langit mendung)
...

satu siang sebelum esoknya hari raya Idul Adha, aku duduk di kursi penumpang di sebuah motor yang berjalan menuju sebuah kios bunga. entah dimana. sepanjang perjalanan itu kepalaku kosong. entah tertinggal di hadapan bapak petugas kebersihan kampus yang cacat tangannya yang aku kagumi, atau mungkin tertinggal di jalan kecil menuju mesin ATM gedung sekretariat kampus. entahlah. aku hanya menatap jalanan dan sesekali berkedip.

kendaraan kami berjalan tidak melalui jalur biasanya, karena tujuan kami juga tidak seperti biasanya. aku menebak nebak dimana kedua roda ini akan berhenti, apakah disini atau disana. namun belum juga terjawab. kekasihku membelokkan stir ke kiri, kami berjalan meniti pasar depok, lalu berhenti dengan mantap didepan kios bunga. ada banyak taburan bunga di meja, beberapa kantung plastik, dan beberapa botol air mawar. bukan, memang bukan seperti kios bunga yang kau bayangkan..

kekasihku membeli bunga seharga tujuh ribu rupiah. nominal yang sangat nanggung, menurutku. ia memberikan sepuluh ribu dan menanti tiga ribu. nenek penjual bunga kebingungan mencari recehan di dompetnya, begitu pula denganku. dan kami samasama tidak menemukan jumlah yang pas. kekasihku bilang ia hanya punya enam ribu, dan si nenek menerima dengan senyuman tulus. hatiku speechless.

sepanjang jalan pulang dengan nada bicara riang kekasihku berkata, besok saat Iedul Adha ia, ibunda, dan adiknya akan silaturahim ke makam bapak. mereka akan berlebaran bersama disana. ditaburi bunga bunga yang semerbaknya menidurkan segala niat buruk. kira kira aku bisa bicara apa ? tentu saja aku speechless.
...

saat Idul Adha kemarin, jika bapak bisa melihat, mungkin ia akan sangat senang. sekarang tanahnya berbunga bunga. hijau merah kuning dan putih. tubuhnya pasti hangat karena didoakan oleh istrinya yang penuh cinta, putranya yang shalih dan kekasihku yang shalihah.

kekasihku, kak sekar
tanah mungkin gelap dan sepi, tapi semoga Allah menerangi bapak dengan doa-doa ikhlasmu
maka lenturkanlah hatimu agar Allah melihat ketulusanmu
dan semarkanlah doamu sebanyak serat serat bunga itu


23 Okt 2011

ya Allah

jika diizinkan aku memohon
agar akhir dari nafas terakhirku berakhir dihadapan ayah dan ibu
aku ingin suara terakhir yang kudengar adalah namaMu
yang mereka bisikkan ditelingaku..

ya Allah jangan hapus kesempatan itu
aku hanya ingin bisa mengulang masa seperti saat aku lahir dahulu
saat aku tak kuasa mendengar dunia tanpa kuasaMu
lalu terdengar suara lembut membisikkan namaMu
dan berkata
"umi abi sayang dede...
                              selalu. selamanya."

amin.............

9 Okt 2011

gemuruh

seorang sahabat hidup
seorang teman berbincang yang hangat
sudah lebih dulu berjalan pulang menuju Tuhannya
meninggalkanku...
menungguku.

sepanjang usiaku, aku memang belum pernah merasa kehilangan yang mendalam
karena kematian
jikapun ada kerabat yang mendahului, aku belum pernah terlalu terseret
entah karena usia yang belum terlalu memahami arti perpisahan
atau karena jalinan kekerabatan yang tidak begitu akrab

mungkin rindu akan kehangatan alm. ayah kak sekar
yang terkadang mengembunkan air mataku
:(

entah apa yang akan kulakukan untuk melepas rindu
jika satu dari sahabat hatiku telah tiada
meninggalkanku jiwa dan raga
hemh pasti lebih perih dari hanya diabaikan secara terus terang
(curcol)

dan entah juga
apa yang akan sahabatku lakukan
ketika suatu hari nanti
wajahku berbayang di hatinya
padahal aku telah tiada . . .



manusia tidak bisa menebak umur
hanya bisa mengukir kenangan
dan bersiap menghitung mundur


22 Agu 2011

kupu kupu waktu

jauh sudah aku pergi mencari tepi
meraba dan melangkah terbata
tersimpuh menyadari bahwa aku ternyata buta
aku ternyata tuna daya


jauh sudah mimpiku merantau meninggalkan tanah
sedang aku disini
merangkak menangis mengeluh
tersungkur menyadari bahwa aku ternyata payah
aku ternyata tak melangkah jauh


***
seharusnya aku tak pernah merindu dinding
karena yang kukejar adalah cahaya


seharusnya aku tak pernah kesana tanpa raga
karena yang kubutuh adalah pelukan











seharusnya aku jangan terlalu mudah lelah
karena surga masih jauh dari pandangan
dan aku masih bukan siapa siapa
sedang
Allah sedang memanggil hamba hamba-Nya
satu persatu.



10 Agu 2011

karena seharusnya hidup manusia hanya bersandar kepada Allah,
bukan kepada setan yang seumur dunia dilaknat Allah,
apalagi kepada manusia yang nafasnya saja adalah hasil karunia Allah

setiap manusia punya hak untuk memilih bersandar kepada siapa,
dan Allah punya kewajiban memenuhi janjinya untuk mengadili manusia atas apa saja yang menjadi sandarannya selama hidupnya di dunia. dan Allah adalah sebaik-baik Pemberi pahala dan sebaik-baik Pemberi balasan. (Al-Kahfi : 44)

kiamat sudah dekat cyin !

8 Agu 2011

Maha daya cinta

demi matahari dan sinarnya di pagi hari,
aku bersyukur menemukan cintaku pada usia muda
yang menggenggam tangan dan hatiku menuju jalanMu
yang membuatku jatuh hati dan candu akan keajaibanMu
yang menggenangkan rindu untuk bertemu. bertemu denganMu !



nanti jika mungkin aku tak mampu lagi menatap matahari
dengan izinMu, aku akan semakin bersyukur karena sejak muda
aku jatuh bangun pertahankan jiwa untuk mencintaiMu
sedang Kau tanpa ragu memenuhi pundi cintaMu untukku



bersama matahari
aku mengulang syukurku lagi dan lagi dan lagi
untuk masa muda yang menyempatkanku mencintaiMu
untuk sehat yang melekat hingga sempat bersujud padaMu
untuk rezeki yang memudahkan hingga sempat mencaritahuMu
untuk lapang yang melegakan hati hingga tersedia tempat untukMu
dan
untuk jiwa yang tetap hidup hingga sempat mengenalMu sebelum nanti tercabut tiba tiba


1 Agu 2011

Quote of the day

sebentar lagi dunia tamat,
waktu kita ngga banyak untuk mempersiapkannya
- pak jalal, Para Pencari Tuhan -

18 Jul 2011

hari ketiga

jemari yang dahulu selalu ku cium selepas sujudku, yang dalam setiap denyutnya kurasakan keringat pernah mengalir deras demi menghidupi kami sejauh ini....... kini bersedekap di tanahmu

tetapkan kami selalu dalam penjagaanMu ya Rabbi

7 Jun 2011

Shaffix - Keimanan

Bilakah ajal kan menjelang ?
menjemput rindu-rindu syahid yang penuh kenikmatan
cintaku hanyalah untuk-Mu
tetapkan muslimku selalu
:')

Shaffix - keimanan

30 Mei 2011

Bersiaplah

"Bagaimanakah (keadaan mereka) apabila Malaikat (maut) mencabut nyawa mereka seraya memukul muka mereka dan punggung mereka?" (QS. Muhammad: 27)




Suatu hari, kunjungan malaikat maut pun akan datang dan mengakhiri hidupku, menyudahi aktivitasku, menutup lembaran kisah hidupku, dan ....
yah, sudah tidak ada lagi

Setelah kedatangannya hari itu, aku tidak akan bisa lagi melakukan satu kebaikan pun,
tidak bisa lagi berusaha shalat tepat waktu
tidak bisa lagi membaca ayat Al-Qur'an
tidak bisa lagi mengucap nama Allah demi memohon keselamatan
tidak bisa lagi bertemu bulan ramadhan dan memohon ampunan
tidak bisa lagi menyisihkan sedikit rezeki untuk bersedekah
tidak bisa lagi menabung untuk berhaji suatu saat nanti
tidak bisa lagi berbakti kepada umi atau abi

:'(



كُلُّ نَفۡسٍ۬ ذَآٮِٕقَةُ ٱلۡمَوۡتِ‌ۖ ثُمَّ إِلَيۡنَا تُرۡجَعُونَ

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan. (QS. Al Ankabut : 57)

ajal

entah mengapa aku merasa
ajal begitu dekat
seakan mengelus dadaku dengan jemarinya

entah mengapa aku merasa
ujung waktuku mendekat
serasa tercium hembusnya di depan wajahku

hm
ajal memang selalu dekat
semakin dekat
...

"Allahuma inna nas 'aluka salamatan fi ddiin, wa 'afiyatan fil jasaad, wa ziyadatan fil 'ilmi, wa barakatan fi rrizqi, wa taubatan qablal mauut, wa arrahmatan 'indal maut, wa maghfiratan ba'dal mauut. Allahuma inna nas 'aluka ridhaka wal jannah, wa na'udzubika min sakhatika wa nnaar. Allahuma innaka 'afuwun kariim, tuhibbul 'afwa fa'fu 'ana wa 'anwaalidiina wa'an jami'il muslimiin wal muslimaah, birahmatika yaa arhaama arrahimiin"
***
Ya Allah, kami memohon keselamatan atas agama kami, kesejahteraan raga kami, penambahan ilmu kami, keberkahan atas rizqi kami, taubat sebelum mati, rahmat dikala mati, dan ampunan setelah kami mati. Ya Allah, kami memohon kepadamu ridha atas surga, dan kami berlindung dari kemurkaanmu atas api neraka. Ya Allah, Engkau Maha pengampun dan Maha pemurah, Engkau menyukai kemaafan, maka ampunilah kami, dan kedua orang tua kami, dan orang orang muslim, dan dengan rahmatMu ya Allah yang Maha pengasih..

bila sampai waktuku

bila sampai waktuku,
aku ingin barisan tauhid mengalir dari bibirku
minimal berdengung dalam hatiku
bukan yang lain

tapi..
apakah aku yakin aku sudah siap ?
sudah cukupkah amalku ?
..

gerimis

22 mei 2011 - sayyidah fithrie