Udara panas mengepung di ruangan kecil di dalam kepalaku ketika aku memejamkan mata dan menyandarkan kepalaku di bahu kopaja. Semua yang membuatku kecewa, tak berada di dalam kendaliku. Maka aku tidak memiliki pilihan selain menerima uap panas ini merayap dari tenggorokan ke dadaku.
Hidup tidak selalu berjalan sesuai kehendakmu, sayang.
Seiring perjalananku menuju kembali ke pelukan Ibu, untuk kembali mengakui bahwa aku masih akan tetap bersandar di punggungnya - entah sampai kapan. Aku bahkan tidak tahu masa depanku akan menjadi apa, tapi aku yakin Allah senang dengan orang-orang yang berjuang, orang-orang yang bekerja keras, orang-orang yang tetap berjalan lurus pada garis-garis maya yang Allah kehendaki.
Hidup tidak selalu berjalan sesuai kehendakmu, sayang.
Kali ini aku membuka mataku dan menatap ke sekeliling. Tak ada satupun manusia yang benar-benar tahu, tak ada yang pernah bisa benar-benar mengukur kapan atau dimana ia akan bahagia. Dan untuk sementara waktu, aku hanya akan terus menduga-duga.
Tampilkan postingan dengan label move on. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label move on. Tampilkan semua postingan
13 Jan 2016
14 Sep 2015
kuatlah
August, 18th 2014
Hidup memang tidak begitu mudah dimengerti
setiap orang punya perjuangannya masing-masing
dunia mungkin tak selamanya bersalah
karena terkadang persepsi kita tentang dunia lah yang salah
Beberapa kali dalam hening aku merasa takut untuk sekedar meminta
meskipun berulang kali bisik dinding berpesan tak apa
bukankah cita dan doa dapat kau buat sesukamu? katanya
tak perlu khawatir jika mungkin kau belum mampu untuk menanggung apa yang diminta
karena toh pada akhirnya, Sang Kuasa tahu kapan waktu terbaiknya
yang terpenting aku harus belajar untuk bertanggung jawab pada setiap permintaan
kemudian bertahan dalam sedekap
tetap teguh dalam rukuk
dan tetap merunduk ikhlas dalam sujud
dan menyaksikan semuanya
maka sudah seharusnya aku memastikan
agar yang Allah saksikan adalah ikhtiar terbaik yang bisa kulakukan
16 Nov 2014
kehilangan
angkat wajahmu cantik..
segala yang ditakdirkan terjadi padamu tidak akan tertukar.
dan Allah Yang Maha Baik, tak kan mungkin aniaya pada hambaNya yang beriman.
pastikan dirimu tetap pada jalur iman,
pada jalan-jalan yang dilalui orang-orang yang mempercayai bahwa
inna ma'al usri, yusraa..
- - intermezzo
suatu hari seorang gadis kecil bertanya padaku:
mana yang lebih menyakitkan,
kehilangan sesuatu yang sudah menjadi milik, atau belum?
.
sesungguhnya, apapun yang ada padamu,
sejatinya tak pernah sesungguhnya menjadi milikmu
kan?
22 Feb 2014
ilaa billaah
kau dan aku mungkin kita sama-sama tahu
sujud dan air mata pada masa-masa itu pasti bukanlah yang terakhir
karena kau dan aku pasti sama-sama merasakan
bahwa kita masih akan tetap selemah yang Tuhan takdirkan,
agar kita sama-sama mengingat bahwa kita harus selalu kembali
untuk setiap kekuatan yang kita butuhkan
entah apa maksud yang ingin disampaikan Tuhan, teruslah berintrospeksi dan perbaiki sebisa-bisanya.
bukan untuk memaksa memperbaiki situasi, bukan.
hanya untuk sedikit menunjukkan pada Tuhan bahwa kita menerima..
apapun kehendakNya.
bukan untuk memaksa memperbaiki situasi, bukan.
hanya untuk sedikit menunjukkan pada Tuhan bahwa kita menerima..
apapun kehendakNya.
tidak ada kata terlambat untuk merevisi masa depan, kan?
12 Jan 2014
kaifa haluk?
hello blog :) long time no see heheheh
sudah tahun baru lagi rupanya ya, jadi teringat beberapa momen yang terjadi di awal tahun beberapa tahun yang lalu. halah ribet banget omongannya sayi (¬_¬”). kangen banget kembali menulis, udah banyaaak draft tulisan yang belum dirampungkan untuk di post. alasannya? klasik ah, sayyidah emang kadang kadang suka purapura gapunya waktu.
beberapa kali memilih untuk menghabiskan waktu dan membaca banyak tulisan orang lain, mengilhami pemahaman bahwa setiap orang punya perjalanannya masing masing. entah yang kisahnya penuh suka cita, penuh duka, atau mungkin juga penuh kegalauan. gue mungkin masuk kategori yang ketiga. buktinya yaa bisa kalian cek sendiri dominasi rasa ketika membaca tulisan tulisan disini haha.
tahun kemarin banyak tersadari bahwa mungkin gue kebanyakan galau. hmm image yang kurang seru yah kayanya? masa cita-cita sih jadi setangguh siti khadijah tapi hatinya kok semellow rosalinda (⌣́_⌣̀). mm this year gonna be my time to say enough is enough. udah cukuplah gue galau galau, jamannya udah lewat dan ngga bermanfaat juga sih rasanya :) intinya sih berusaha untuk menyikapi segala sesuatu dengan lebih wise, berhubung tahun ini insya Allah mulai masuk ke umur yang ngga muda lagi, udah mau kepala dua yah hahahaha. gue akan tetep posting semua hal yang memang sesuai prinsip nulis gue, setiap hal yang tertangkap mata dan teresap sampai ke hati. lagipula tidak ada salahnya berbagi kebahagiaan atau kesedihan walaupun hanya dalam satu kalimat :)
whatever fellas, glad to know that this year we're getting older again.
sudah sampai mana persiapanmu?
***
apa kabar hatimu?
masihkah ia seperti embun, yang merunduk tawadhu di pucuk pucuk daun?
masihkah ia seperti karang, yang berdiri tegar menghadapi gelombang?
apa kabar imanmu?
masihkah ia menjadi seterang bintang,
yang senantiasa membuka pandangan kemana harus berjalan?
masihkah hati dan imanmu rindu untuk pulang?
sudah tahun baru lagi rupanya ya, jadi teringat beberapa momen yang terjadi di awal tahun beberapa tahun yang lalu. halah ribet banget omongannya sayi (¬_¬”). kangen banget kembali menulis, udah banyaaak draft tulisan yang belum dirampungkan untuk di post. alasannya? klasik ah, sayyidah emang kadang kadang suka purapura gapunya waktu.
beberapa kali memilih untuk menghabiskan waktu dan membaca banyak tulisan orang lain, mengilhami pemahaman bahwa setiap orang punya perjalanannya masing masing. entah yang kisahnya penuh suka cita, penuh duka, atau mungkin juga penuh kegalauan. gue mungkin masuk kategori yang ketiga. buktinya yaa bisa kalian cek sendiri dominasi rasa ketika membaca tulisan tulisan disini haha.
tahun kemarin banyak tersadari bahwa mungkin gue kebanyakan galau. hmm image yang kurang seru yah kayanya? masa cita-cita sih jadi setangguh siti khadijah tapi hatinya kok semellow rosalinda (⌣́_⌣̀). mm this year gonna be my time to say enough is enough. udah cukuplah gue galau galau, jamannya udah lewat dan ngga bermanfaat juga sih rasanya :) intinya sih berusaha untuk menyikapi segala sesuatu dengan lebih wise, berhubung tahun ini insya Allah mulai masuk ke umur yang ngga muda lagi, udah mau kepala dua yah hahahaha. gue akan tetep posting semua hal yang memang sesuai prinsip nulis gue, setiap hal yang tertangkap mata dan teresap sampai ke hati. lagipula tidak ada salahnya berbagi kebahagiaan atau kesedihan walaupun hanya dalam satu kalimat :)
whatever fellas, glad to know that this year we're getting older again.
sudah sampai mana persiapanmu?
***
apa kabar hatimu?
masihkah ia seperti embun, yang merunduk tawadhu di pucuk pucuk daun?
masihkah ia seperti karang, yang berdiri tegar menghadapi gelombang?
apa kabar imanmu?
masihkah ia menjadi seterang bintang,
yang senantiasa membuka pandangan kemana harus berjalan?
masihkah hati dan imanmu rindu untuk pulang?
27 Okt 2013
it's should be you
ada sebuah harapan tersembunyi di halaman pertama buku catatanku,
semoga suatu saat kau bisa membaca pikiranku, semudah membaca ratusan surat-surat yang kutuliskan untukmu.
seperti yang mungkin kau tahu, atas semua imajinasi yang salah ini aku sedang belajar untuk berhenti bersedih, seperti keinginanmu. tetapi di saat yang sama, aku ingin larut dan menjadi sesedih sedihnya yang kubisa.. agar setelah semua isak ini selesai, aku bisa benar benar mengerti kenapa harus berhenti dan kenapa harus berangkat kembali menuju tempat yang baru, seperti juga keinginanmu.
aku mungkin harus mulai kembali meneruskan tulisan di catatanku, mulai menuliskan kisah baru dan mimpi baru. tapi maafkan saat ini aku mungkin tidak sedang ingin menulis, aku masih ingin menikmati detik detik yang akan menuntunku kembali mengulang masa itu. masa sebelum sebuah nama menyalakan sebuah cahaya yang mengalirkan tenaga untukku menulis beragam kisah.
Fahd Djibran:
semoga suatu saat kau bisa membaca pikiranku, semudah membaca ratusan surat-surat yang kutuliskan untukmu.
seperti yang mungkin kau tahu, atas semua imajinasi yang salah ini aku sedang belajar untuk berhenti bersedih, seperti keinginanmu. tetapi di saat yang sama, aku ingin larut dan menjadi sesedih sedihnya yang kubisa.. agar setelah semua isak ini selesai, aku bisa benar benar mengerti kenapa harus berhenti dan kenapa harus berangkat kembali menuju tempat yang baru, seperti juga keinginanmu.
aku mungkin harus mulai kembali meneruskan tulisan di catatanku, mulai menuliskan kisah baru dan mimpi baru. tapi maafkan saat ini aku mungkin tidak sedang ingin menulis, aku masih ingin menikmati detik detik yang akan menuntunku kembali mengulang masa itu. masa sebelum sebuah nama menyalakan sebuah cahaya yang mengalirkan tenaga untukku menulis beragam kisah.
selamat menghilang kembali, sebagaimana awalnya kau tak pernah ada :)
Fahd Djibran:
Di dunia, dimana motif ayam menyeberang jalan tidak dipertanyakan lagi, perempuan-perempuan tahu bahwa jodoh mungkin harus ditemukan - dan bukan ditunggu. sebab di dunia para ayam, pejantan tak pernah lebih dewasa dari betinanya.
7 Sep 2013
malam
dan kembali aku tenggelam dalam bayang-bayang itu.
kali ini dengan cara yang lebih dramatis. seseorang datang dengan cambuk titipan Allah, yang kemudian digunakan perlahan, sesuai skenario dan kehendakNya.
aku masih terbaring dalam keyakinan yang salah ketika semesta menundukan egoku untuk mendengarkan semua cerita yang kau senandungkan. semua teguran itu menarik langkah-langkah kecilku kembali ke pelataran madinah. ketika Muhammad, yang sesungguhnya mengharapkan Mekkah sebagai jawabannya, dituntun menemukan pertolongan di Madinah. aku seperti bisa merasakan desir haru-gemetar-letih-lega di dalam dada Muhammad bergantian terasa di dadaku..
sepertinya kesombonganku sudah melampaui batas :""( rasa-rasa angkuh yang tumbuh dan merasa bahwa aku sudah cukup berkembang, aku pantas mendapatkan yang lebih mudah, lebih baik, lebih lebih lebih dan lalu memaksa orang lain menerimanya tanpa penyesuaian.
astaghfirullaah al adziim :_(
ya Allah, mungkin ini saatnya aku kembali bersimpuh dan memperbaiki keyakinan bahwa pertolonganMu melebihi batas-batas definisi dan semua bebalnya aku dalam menerima pengertiannya. melebihi semua kebutuhan dan permintaanku. meski aku mungkin suatu saat akan kembali menangisi bahwa sebagaimanapun Engkau takkan memberi beban yang lebih besar dari dayaku menahannya, aku tetap hanyalah seorang manusia. seorang perempuan.
tapi tetaplah ingat ini: aku selalu ingin kembali :")
---
about this man, i keep question Allah
"mengapa Allah terlalu banyak automatic-tolerration tercipta untuknya?"
tapi bukan Allah kalo jalanNya ngga penuh kejutan kan.
so i think this the answer, isn't it, ya Ghafuur ?
all those random questions and curiousness about him, membawaku menuju sebuah jawaban dari sebuah pesan yang pernah kularungkan padamu puluhan malam yang lalu
bahwa aku ingin kembali :")
kali ini dengan cara yang lebih dramatis. seseorang datang dengan cambuk titipan Allah, yang kemudian digunakan perlahan, sesuai skenario dan kehendakNya.
aku masih terbaring dalam keyakinan yang salah ketika semesta menundukan egoku untuk mendengarkan semua cerita yang kau senandungkan. semua teguran itu menarik langkah-langkah kecilku kembali ke pelataran madinah. ketika Muhammad, yang sesungguhnya mengharapkan Mekkah sebagai jawabannya, dituntun menemukan pertolongan di Madinah. aku seperti bisa merasakan desir haru-gemetar-letih-lega di dalam dada Muhammad bergantian terasa di dadaku..
sepertinya kesombonganku sudah melampaui batas :""( rasa-rasa angkuh yang tumbuh dan merasa bahwa aku sudah cukup berkembang, aku pantas mendapatkan yang lebih mudah, lebih baik, lebih lebih lebih dan lalu memaksa orang lain menerimanya tanpa penyesuaian.
astaghfirullaah al adziim :_(
ya Allah, mungkin ini saatnya aku kembali bersimpuh dan memperbaiki keyakinan bahwa pertolonganMu melebihi batas-batas definisi dan semua bebalnya aku dalam menerima pengertiannya. melebihi semua kebutuhan dan permintaanku. meski aku mungkin suatu saat akan kembali menangisi bahwa sebagaimanapun Engkau takkan memberi beban yang lebih besar dari dayaku menahannya, aku tetap hanyalah seorang manusia. seorang perempuan.
tapi tetaplah ingat ini: aku selalu ingin kembali :")
"i was too young to understand"
kalo gitu Muhammad juga bakal bilang ke malaikat Jibril: "i was too stupid to read"
---
about this man, i keep question Allah
"mengapa Allah terlalu banyak automatic-tolerration tercipta untuknya?"
tapi bukan Allah kalo jalanNya ngga penuh kejutan kan.
so i think this the answer, isn't it, ya Ghafuur ?
all those random questions and curiousness about him, membawaku menuju sebuah jawaban dari sebuah pesan yang pernah kularungkan padamu puluhan malam yang lalu
bahwa aku ingin kembali :")
23 Jun 2013
hap!
karena kegagalan tak kan terbayar
dengan darah semahal apapun.
lebih baik lembur tiap malam
daripada doa orang tuamu dikecewakan
yakinlah,
Allah bersama kita :")
travel episodes
dengan penuh kesadaran hati ingin sekali berterima kasih kepada mereka yang ternyata diam-diam membaca kehidupanku sekarang. entah harus bagaimana cara bersyukur karena alhamdulillaah Allah masih memberikan banyak kasih sayang yang tak hingga dari sahabat kesayangan :')
as you read, im now on the travel episodes. ketika perjalanan jakarta menjadi kawan sehari-hari, dihiasi petugas kebersihan pengangkut sampah kelurahan salemba, ibu sapu jalan matraman, dan petugas kebersihan pasar minggu yang selalu mengingatkanku bahwa hidupku sangat amat penuh barakah.
sesungguhnya tak bisa dipungkiri, aku masih tetap bertanya: dari sekian rintik doa yang menguap dari hela nafas panjang, manakah yang akan Allah permudah lebih cepat? dan di saat yang sama berulang kali ustadz Salim A Fillah mengingatkanku bahwa siapa yang mengetuk, pasti akan dibukakan pintu. kemudian aku kembali bersimpuh dan mengulang pertanyaan-pertanyaan klasik itu. apakah sesungguhnya aku memang belum mengetuk pintunya dengan tepat, ataukah memang masih harus menunggu dibukakan pintu? karena aku harus menerima bahwa pemilik boleh menentukan kapan akan menyambut ketukan kan?
bersama ribuan doa-doa untuk para petugas kebersihan dan pedagang di pasar minggu setiap hari, aku menyadari mungkin memang sudah seharusnya aku disini. dalam perjalanan yang mendewasakan. setiap perjalanan yang akan mengangkat derajatmu, ya jalannya pasti nanjak. dan jalannya akan tetap selalu begitu, setidaknya hingga kamu jadi lebih kuat atau lebih cepat untuk sanggup melaluinya tanpa mengeluh, atau sampai kamu berhenti.
keep tough, stay enthusiast :)
14 Apr 2013
diantara
untuk kesekian kalinya aku bertanya pada gurat-gurat di dinding. mengapa aku masih duduk disini dengan perasaan yang sama, sementara waktu terus berlalu menggerus sisa-sisa umurku. ketika detik sedemikian gembira meninggalkan kenangan, aku masih tetap bertahan pada harapan semu yang dibesar-besarkan oleh mimpi. ah, come on.
berada di tengah semarak dua orang yang sedang jatuh cinta itu asem nyereng yah. kita ngga pernah tahu di antara mereka apakah suatu senja pernah ada nama lain yang tersebut di dalam doa untuk perasaan tersembunyi, padahal mereka saling terikat. kita mungkin ngga pernah menduga, apakah sesungguhnya salah satu diantara mereka selalu menyiapkan bangku kosong yang terhuni oleh sesorang di masa lalunya dan masih setia menunggu untuk disinggahi oleh orang yang seharusnya. who knows? semuanya mungkin. tapi... ah, come on.
beberapa orang tinggal dalam hidupmu agar kau menghargai kenangan. beberapa orang tinggal dalam kenangan agar kau menghargai hidupmu. -- fiersa besari
14 Mar 2013
hap!
jika suatu hari kau bertemu seorang bapak tuna netra pedagang kerupuk yang pincang, malu lah pada dirimu sendiri. jangan pernah meremehkan semangat sesedikit apapun itu. semangatmu akan mengantarkanmu sejauh apapun kesuksesanmu berada.
pernah terpikir pertama kali bapak itu tau ia tuna netra?
pernah terpikir apa mimpi bapak itu ketika kecil?
pernah terpikir sebesar apa harapannya berkeliling menjual kerupuk menuju jalan yang ia mungkin belum pernah lihat?
hidupmu berat, hidupku berat, hidupnya berat,
tapi toh Alhamdulillah hidup terus berjalan :')
semangat yah
pernah terpikir pertama kali bapak itu tau ia tuna netra?
pernah terpikir apa mimpi bapak itu ketika kecil?
pernah terpikir sebesar apa harapannya berkeliling menjual kerupuk menuju jalan yang ia mungkin belum pernah lihat?
"tidak mungkin Tuhan merencanakan hal buruk bagi hambaNya, maka ketika kau bertemu kesulitan, yakinlah sisanya adalah kebaikan"
hidupmu berat, hidupku berat, hidupnya berat,
tapi toh Alhamdulillah hidup terus berjalan :')
semangat yah
17 Feb 2013
demi waktu
aku tahu rasanya, berjalan dengan setengah berjinjit,
dan berharap agar robekan di dinding sepatuku tidak melebar..
dan berharap agar robekan di dinding sepatuku tidak melebar..
dan bersama semua kepura-puraan dan luka yang aku kemas dalam-dalam itu,
aku bersyukur. Alhamdulillah waktu tetap berjalan :")
aku bersyukur. Alhamdulillah waktu tetap berjalan :")
10 Jan 2013
kepada umi tersayang
sebentar lagi genap satu bulan kepergian ibumu, dan aku masih bisa merasakan duka dan kekosongan yang melanda hatimu. meski aku berdoa tidak akan pernah merasakan yang sama...
mi, tenanglah, Tuhanmu Maha Penyayang,
dan ibunda kesayanganmu sekarang bersamaNya.
sudah, sudah mari kuhapus air matamu,
mari kita biarkan Allah melindungi hati-hati kita yang terluka
dan pejamkanlah matamu dalam keikhlasan
agar Ia hapus air matamu dengan jawaban atas doa-doa yang ter(di)tunda
dan tersenyumlah, untukku :")
mi, tenanglah, Tuhanmu Maha Penyayang,
dan ibunda kesayanganmu sekarang bersamaNya.
sudah, sudah mari kuhapus air matamu,
mari kita biarkan Allah melindungi hati-hati kita yang terluka
dan pejamkanlah matamu dalam keikhlasan
agar Ia hapus air matamu dengan jawaban atas doa-doa yang ter(di)tunda
dan tersenyumlah, untukku :")
27 Des 2012
times flew
moments passed.
the clock reminds me about our meeting last night, in my sleep.
you're here in my head. and i keep on asking why.
you're here not because you choose to be here, with me.
you are here. just because, i, put you here.
on my head.
and i keep arguing why.
25 Des 2012
senandung gerimis
aku mencintaimu bagai rinai hujan yang merebah ke atas tanah. memecahkan diri menjadi partikel yang mungkin sudah tak lagi kau kenali. demi meresap ke dalam sendi-sendi keyakinanmu. dan demi mampu menyuburkanmu, hingga kelak partikel aku yang sedikit demi sedikit menguap dalam molekul doa akan membuatmu mampu berdiri tegar, berkelopak, dan mekar.
aku mencintaimu bagai derai hujan yang meratap di luar jendela kamarmu. meraba kaca-kaca dengan gemetar. hanya untuk memastikan tak ada satupun bagian dari diriku yang masuk dan menyakiti kehangatan yang kau miliki di dalam dirimu. hanya agar kau tetap menjadi dirimu yang seharusnya, tanpa sedikitpun memintamu mengerti.
aku mencintaimu bagai tetes hujan yang menggenggam kata di ujung kertas. melupakan kerutan dingin di jemariku demi menggenggam erat jemarimu agar kau tak memudar dan terjatuh karena derasnya kataku yang mungkin menyakitimu. demi untuk membuatmu tetap ada. meski untuk itu berarti aku harus berlinang pergi.

aku mencintaimu seperti bulir hujan yang menolak untuk egois
aku tak akan memintamu menjadi air sepertiku, hanya untuk berarus bersama. pun tak akan memaksamu menjadi laut untuk menerimaku bermuara.
aku mencintaimu seperti bulit hujan yang menolak untuk egois
sekedar menjadi hujan yang sesekali datang dan menjengukmu, meneduhkan terik untukmu,
rasanya, .. terasa cukup
~
rumah cinta, 18.11.12.17.01
aku mencintaimu bagai derai hujan yang meratap di luar jendela kamarmu. meraba kaca-kaca dengan gemetar. hanya untuk memastikan tak ada satupun bagian dari diriku yang masuk dan menyakiti kehangatan yang kau miliki di dalam dirimu. hanya agar kau tetap menjadi dirimu yang seharusnya, tanpa sedikitpun memintamu mengerti.
aku mencintaimu bagai tetes hujan yang menggenggam kata di ujung kertas. melupakan kerutan dingin di jemariku demi menggenggam erat jemarimu agar kau tak memudar dan terjatuh karena derasnya kataku yang mungkin menyakitimu. demi untuk membuatmu tetap ada. meski untuk itu berarti aku harus berlinang pergi.
aku mencintaimu seperti bulir hujan yang menolak untuk egois
aku tak akan memintamu menjadi air sepertiku, hanya untuk berarus bersama. pun tak akan memaksamu menjadi laut untuk menerimaku bermuara.
aku mencintaimu seperti bulit hujan yang menolak untuk egois
sekedar menjadi hujan yang sesekali datang dan menjengukmu, meneduhkan terik untukmu,
rasanya, .. terasa cukup
~
rumah cinta, 18.11.12.17.01
15 Nov 2012
untitled by Fahd Djibran
Di sini aku. Ya, masih di sini. Pagi sehabis hujan, matahari yang masih enggan dan mozaik-mozaik kenangan.
Jika segala tentangmu memang harus dilupakan, aku ingin melakukannya pelan-pelan. Seperti seorang lelaki yang melepas kekasihnya di stasiun kereta, dengan lambaian dan deru lokomotif yang berjalan perlahan. Maka jika mataku menjadi berkaca-kaca memandang rambutmu yang murung, hingga mengaburkan cara pandangku tentang kenyataan, aku bersedia memejamkannya: Untuk kubasuh pipiku seperti puisi-hujan membasahi tanah-pagi.
Demikianlah aku selalu mencintaimu, jauh, sejauh kepergianmu. Bagai doa yang kupanjatkan setiap hari agar takdir menghancurkan lantai waktu dan Tuhan tak memberiku kesempatan untuk pernah mencintaimu.
Jika segala tentangmu memang harus dilupakan, aku ingin melakukannya pelan-pelan. Seperti seorang lelaki yang melepas kekasihnya di stasiun kereta, dengan lambaian dan deru lokomotif yang berjalan perlahan. Maka jika mataku menjadi berkaca-kaca memandang rambutmu yang murung, hingga mengaburkan cara pandangku tentang kenyataan, aku bersedia memejamkannya: Untuk kubasuh pipiku seperti puisi-hujan membasahi tanah-pagi.
Demikianlah aku selalu mencintaimu, jauh, sejauh kepergianmu. Bagai doa yang kupanjatkan setiap hari agar takdir menghancurkan lantai waktu dan Tuhan tak memberiku kesempatan untuk pernah mencintaimu.
12 Sep 2012
they called my heart a machine
sejak menatap kalender pagi ini, kepalaku tak bersuara. saking alfanya hingga tak mampu menghentikan ratusan mesin yang lalu lalang dan terus menerus berbisik: aku harus terus melangkah, sepertimu yang sudah melalu dihadapku.
tentang menghapus jejak kakiku di setiap spasi buku ceritamu, aku tidak tahu apakah kau sulit melakukannya atau tidak, tapi kau terlihat melakukannya dengan baik. sangat baik :')
dan sepertinya kini adalah giliranku untuk meniru kecepatan langkahmu. membuka mata, mengangkat kepala, menghela nafas, dan melangkah lagi.
***
lebih banyaklah bicarakan isi hatimu, jangan terlalu banyak memendam. orang lain juga perlu tahu apa yang kau rasa, karena orang lain juga harus mau mengerti.
luaskanlah pikirmu, jangan batasi pengetahuan apapun yang bisa kau serap. buat orang lain semakin senang mendengar cerita-ceritamu.
kurangi makan makanan yang terlalu pedas, hargai masa depanmu. karena orang tuamu selalu mengharap kesehatanmu dalam doa-doa mereka.
hari ini, genap dua tahun aku mendoakan kematangan imanmu dalam sujudku.
jawabku hari itu tentang alasan mengapa aku mendoakanmu, tentu saja alibi
kau menuliskan banyak kebaikan dan pelajaran dalam lembaran hariku
maka izinkanlah doaku itu menjadi pendampingmu menuju kebaikan
yang akan terus berbunga, tanpa perlu kau siram.
berjalanlah terus, di jalan yang kau yakini
dimana mungkin tiada lagi keyakinanku disana
ini jalanmu, maka nikmatilah setiap jengkalnya
bersamanya, atau bersama siapapun.
selamat usia dua puluh satu, mas.
bahagia selalu ya :)
tentang menghapus jejak kakiku di setiap spasi buku ceritamu, aku tidak tahu apakah kau sulit melakukannya atau tidak, tapi kau terlihat melakukannya dengan baik. sangat baik :')
dan sepertinya kini adalah giliranku untuk meniru kecepatan langkahmu. membuka mata, mengangkat kepala, menghela nafas, dan melangkah lagi.
***
lebih banyaklah bicarakan isi hatimu, jangan terlalu banyak memendam. orang lain juga perlu tahu apa yang kau rasa, karena orang lain juga harus mau mengerti.
luaskanlah pikirmu, jangan batasi pengetahuan apapun yang bisa kau serap. buat orang lain semakin senang mendengar cerita-ceritamu.
kurangi makan makanan yang terlalu pedas, hargai masa depanmu. karena orang tuamu selalu mengharap kesehatanmu dalam doa-doa mereka.
hari ini, genap dua tahun aku mendoakan kematangan imanmu dalam sujudku.
jawabku hari itu tentang alasan mengapa aku mendoakanmu, tentu saja alibi
kau menuliskan banyak kebaikan dan pelajaran dalam lembaran hariku
maka izinkanlah doaku itu menjadi pendampingmu menuju kebaikan
yang akan terus berbunga, tanpa perlu kau siram.
berjalanlah terus, di jalan yang kau yakini
dimana mungkin tiada lagi keyakinanku disana
ini jalanmu, maka nikmatilah setiap jengkalnya
bersamanya, atau bersama siapapun.
selamat usia dua puluh satu, mas.
bahagia selalu ya :)
20 Agu 2012
lihat kedepan dan berjalanlah :)
terima kasih untuk rela mengorbankan perasaannya,
demi menjaga ketidaktahuan dan perasaanku.
sekarang bersemilah,
tiupkan semua abu yang tercipta dari sisa bakaran namaku,
agar tak lagi menyisakan debu yang menyesakkan mata.
semoga Allah merahmati jalan kalian dan jalanku, selalu, amin :)
17 Agu 2012
fajar
bersyukurlah ketika perjalananmu menuju jurang kematian dihalangi hutan rimba yang kemudian mengurungkan kepergianmu. bersyukurlah, karena kau tak pernah tahu, mungkin kegelapan itu bisa jadi hal yang terakhir kau lihat..
ini bukan akhir dari segalanya, teruslah tangkap kebaikan yang disiapkan Allah secara sembunyi sembunyi. bukankah kau suka kejutan?
seperti yang pernah ku katakan, ini hanya teka teki membuat susu coklat panas.
bahwa tidak semua orang yang sudah berupaya sedemikian untuk menyatukan susu coklat dan air panas akan menghasilkan susu coklat panas yang sama. bahkan jika kita membuat susu coklat panas yang enak (menurut kita) pun belum tentu orang lain akan menyukainya, atau mungkin menasihatimu untuk berhenti membuatnya, karena susu coklat panas mungkin bukan spesialisasimu.
Boleh jadi kamu kecewa akan sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
ini bukan akhir dari segalanya, teruslah tangkap kebaikan yang disiapkan Allah secara sembunyi sembunyi. bukankah kau suka kejutan?
seperti yang pernah ku katakan, ini hanya teka teki membuat susu coklat panas.
bahwa tidak semua orang yang sudah berupaya sedemikian untuk menyatukan susu coklat dan air panas akan menghasilkan susu coklat panas yang sama. bahkan jika kita membuat susu coklat panas yang enak (menurut kita) pun belum tentu orang lain akan menyukainya, atau mungkin menasihatimu untuk berhenti membuatnya, karena susu coklat panas mungkin bukan spesialisasimu.
Boleh jadi kamu kecewa akan sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
- QS Al-Baqarah : 216 -
so darling, dengan menyebut nama Allah,
jalani hidupmu. yakinkan niatmu. kemanapun menuju . . . . . . .
sayangku, azizah hanna 'urfani... mari sini peluk aku !
jika ini baik bagimu, Allah akan izinkan kau menjadi penghuni gedung itu, sekali lagi, nanti.
jika ini baik bagiku, Allah tentu tak kan membiarkanku berpisah dengan dua gadisku
:'(
26 Jun 2012
Langganan:
Postingan (Atom)

